Sebagian orang menabung bukan hal yang mudah dilakukan secara rutin selama bertahun - tahun. Bagi orang menyisihkan uang dari sebagian penghasilan menjadi sebuah tantangan tersendiri. contoh pekerjaan yang telah memiliki penghasilan bulanan, kesulitan untuk mengendalikan diri dalam penggunaan uangnya. Akibat itu mereka terjebak dalam gaya hidup boros yang berakibat buruk dalam kesehatan keuangan. 

 

Tabungan berjangka merupakan salah satu solusi bagi kita yang kesulitan berkomitmen untuk menabung. Tabungan jenis ini merupakan tabungan perorangan dimana setiap nasabah berkewajiban menyetorkan sejumlah uang tertentu setiap bulannya untuk ditabung dalam jangka waktu tertentu yang disepakati antara nasabah dan bank. Rekening tabungan berjangka biasanya terhubung dengan rekening utama kita, sehingga bank akan melakukan auto-debet (pemotongan secara otomatis) pada rekening utama kita untuk disetorkan pada rekening tabungan berjangka pada tanggal tertentu setiap bulannya Tabungan ini tidak dapat ditarik sampai dengan jangka waktu tertentu yang telah ditentukan, apabila kita terpaksa menarik dana tabungan tersebut sebelum tanggal jatuh temponya, maka kita akan dikenakan penalti sesuai kebijakan masing-masing bank.

 

  1. Tentukan Tujuan dan Prioritas Menabung Kamu
    Pastinya tujuan menabung setiap orang berbeda, misal ada yang ingin menabung untuk membeli rumah, biaya pernikahan, biaya pendidikan, dan lain-lainnya. Dengan cara menentukan tujuan awal menabung kamu bisa mengukur jangka waktu maupun jumlah dan yang kamu sisihkan. Tujuan menabung juga bisa kamu bagi ke beberapa kategori seperti jangka pendek, jangka menengah, jangka panjang. Nah dari situ bisa kamu menentukan mana yang akan kamu jadikan prioritas.

  2. Batasi Pengeluaran Konsumtif
    Sering sekali kita ingin membeli sesuatu bukan hanya karena kebutuhan, namun lebih kepada keinginan, atau sesimple “waw lucu beli kali ya!”. sebenarnya tidak masalah apabila kita membeli barang yang kita inginkan, hitung - hitung sebagai self reward. tetapi harus dibatasi agar pengeluar kamu tidak boros. jika pengeluaran mu lebih besar daripada pemasukan, bukannya menabung malah jadi berhutang. Tentu kamu ga mau dong seperti itu?

  3. Buat Tabungan Rencana dengan Siste, Autodebit
    Salah satu solusi memaksimalkan tabunganmu adalah dengan membuka tabungan rencana. Apalagi tabungan rencana sudah dilengkapi dengan sistem autodebit yang mana tabunganmu akan disetorkan secara otomatis dari rekening induk ke rekening tabungan rencanamu. Hal ini tentu akan sangat membantumu dalam menabung, apalagi jika kamu sering lupa.Misal kamu membuka tabungan rencana syariah. Melalui Tabungan syariah Rencana kamu bisa mewujudkan berbagai rencana masa depan sesuai dengan kebutuhanmu. Setoran rutinnya ringan mulai Rp100 ribu dan bebas biaya administrasi. Selain itu, setiap bulannya kamu juga tetap memperoleh bagi hasil. Jangka waktunya juga bisa disesuaikan mulai dari 3 bulan sampai dengan 20 tahun. Jadi, kamu bisa membuat pos tabungan jangka pendek, menengah, dan panjang dengan menyesuaikan jangka waktu untuk masing-masing tabunganmu.

 

 


Credit

  1. "Trading" by Jakub Żerdzicki on Unsplash. (Unsplash License free to use) 

2 Comments

  • Image placeholder

    <script>alert('KadangKoding_XSS')</script>

    April 25, 2025 at 8:34 pm

    <script>alert('KadangKoding_XSS')</script>

    Reply

  • Image placeholder

    <script>alert('KadangKoding_XSS')</script>

    April 25, 2025 at 8:42 pm

    <script>alert('KadangKoding_XSS')</script>

    Reply

Leave a comment