Apa yang dimaksud dengan SQL?

SQL adalah singkatan dari Structured Query Language. Sedangan pengertian SQL adalah suatu bahasa (language) yang digunakan untuk mengakses data di dalam sebuah database relasional. SQL sering juga disebut dengan istilah query, dan bahasa SQL secara praktiknya digunakan sebagai bahasa standar untuk manajemen database relasional. Hingga saat ini hampir seluruh server database atau software database mengenal dan mengerti bahasa SQL.

Bagaimana Sejarah SQL?

Awal mula lahirnya bahasa SQL yaitu pada bulan Juni 1970, dimana saat Jhonny Oracle yang merupakan seorang peneliti dari perusahaan IBM  memiliki gagasan pembuatan basis data relasional, ide tersebut dituangkan dalam sebuah artikel. Di dalam artikel tersebut juga dibahas mengenai kemungkinan membuat sebuah bahasa standar untuk mengakses data dalam database tersebut. Bahasa standar tersebut diberinama SEQUEL (Structured English Query Language). Setelah kemunculan artikel tersebut lalu IBM memutuskan untuk mengembangkan pembuatan bahasa SEQUEL. Namun penamaan SEQUEL dalam bahasa standar tersebut bermasalah dengan hukum sehingga diubahlah menjadi SQL.

 

Jenis-Jenis Perintah SQL

Dalam penggunaan SQL terdapat beberapa perintah yang berguna untuk mengakses dan memanajemen data yang terdapat dalam database. Jenis peringah SQL secara umum dibagi kepada tiga sub perintah, yaitu DDL (Data Definition Language), DML (Data Manipulation Language), dan DCL (Data Control Language). Ketiga sub perintah tersebut sangat perlu untuk dipahami bagi anda yang ingin menguasai bahasa sql dan mahir dalam pembuatan database.

 

  1. Data Definition Language (DDL)
    DDL adalah sub perintah dari bahasa SQL yang digunakan untuk membangun kerangka sebuah database, dalam hal ini database dan table. Terdapat tiga perintah penting dalam DDL, yaitu CREATE, ALTER, DROP, dan RENAME.

    1. CREATE
      Perintah ini digunakan untuk membuat, termasuk di dalamnya membuat database baru, tabel baru view baru, dan kolom baru.

      Contoh

      CREATE DATABASE nama_database;

      Latihan

      1. Buka aplikasi XAMPP kemudian aktifkan Apache dan MySQL, seperti gambar berikut :


      2. Kemudian buka browser dan ketik url “localhost/” untuk melihat apakah XAMPP sudah aktif atau belum. Jika sudah aktif maka akan muncul halaman dashboard seperti berikut :



      3. Jika sudah aktif, kemudian pada navbar pilih phpMyAdmin, apabila sudah maka akan muncul halaman seperti berikut :



      4. Kemudian pilih menu SQL, dan ketik syntax seperti berikut :
        CREATE DATABASE jual_beli;
        Kemudian klik tombol Go.

      5. Selesai, pembuatan database baru telah selesai dengan nama_database = “jual_beli”
      6. Selanjutnya, kita membuat tabel pada database jual_beli, dengan nama barang. Jika sudah, klik GO



      7. Maka akan muncul tabel, dan isi tabel seperti berikut :
      8. Selesai

    2. ALTER
      Perintah ALTER berfungsi untuk mengubah struktur tabel yang telah dibuat. Mencakup di dalamnya mengubah nama tabel, menambah kolom, mengubah kolom, menghapus kolom, dan memberikan atribut pada kolom.

      Contoh

      Menambahkan kolom pada tabel
      ALTER TABLE nama_tabel ADD nama_kolom datatype
      Menghapus kolom pada tabel
      ALTER TABLE nama_tabel DROP COLUMN nama_kolom
      Mengubah nama tabel
      ALTER TABLE nama_tabel_lama RENAME nama_tabel_baru


      Latihan
      Lanjut pada langkah-langkah pembuatan database dan masih dalam database jual_beli, selanjutnya:

      1. Menambahkan kolom pada tabel
        Dengan mengetikkan syntax berikut pada menu SQL:

        ALTER TABLE barang ADD harga char; 
        

        Maka tabel barang akan bertambah 1 kolom dengan nama harga seperti berikut:


      2. Menghapus kolom pada tabel
        Dengan mengetikan syntax berikut pada menu SQL :

        ALTER TABLE barang DROP COLUMN harga
        

        Maka tabel barang akan terhapus 1 kolom dengan nama harga, seperti berikut :


      3. Mengubah nama tabel
        Dengan mengetikan syntax berikut pada menu SQL :

        ALTER TABLE barang RENAME barang_

        Maka nama tabel yang awalnya barang akan berubah menjadi barang_, seperti gambar berikut :


    3. DROP
      Perintah DROP berfungsi untuk menghapus database atau tabel. 

      Contoh:
      DROP DATABASE nama_database;
      DROP TABLE nama_tabel;


      Latihan

      1. DROP DATABASE nama_database;
        Sebelumnya saya telah membuat database baru dengan nama sekolah dan saya akan menghapusnya, dengan mengetikan syntax berikut pada menu SQL :

        DROP DATABASE sekolah;

        Maka database dengan nama sekolah telah terhapus dan tidak terdaftar lagi pada daftar database

      2. DROP TABLE nama_tabel;
        Sebelumnya saya telah membuat database baru dengan nama apotek dan saya akan menghapus salah satu tabelnya yang bernama login_apotek, dengan mengetikan syntax berikut pada menu SQL :

        DROP TABLE login_apotek;

        Maka tabel dengan nama login_apotek telah terhapus dan tidak terdaftar lagi pada database apotek.

    4. RENAME
      Statement Rename digunakan untuk mengubah nama sebuah nama tabel, kolom atau index.

      Bentuk Umum : 

      RENAME jenis_struktur nama_struktur_lama TO nama_struktur_baru;

      Contoh
      Mengubah nama tabel

      RENAME TABLE buku TO kitab;

      Latihan :
      Sekarang saya menggunakan database dengan nama jual_beli yang tadi sudah dibuat, kemudian saya akan mencoba :

      1. Mengubah nama tabel
        Dengan mengetikkan syntax berikut pada menu SQL :

        RENAME TABLE barang_ TO barang;

        Maka, tabel dengan nama barang_ akan berubah nama menjadi barang


  2. Data Manipulation Language (DML)
    DML adalah sub perintah dari bahasa SQL yang digunakan untuk memanipulasi data dalam database yang telah dibuat. Terdapat empat perintah penting dalam DML, yaitu INSERT, SELECT, UPDATE, dan DELETE.

    1. INSERT
      Perintah ini digunakan untuk memasukkan atau menambahkan data baru ke dalam sebuah tabel. Perintah ini tentu saja bisa dijalankan ketika database dan tabel sudah dibuat.

      Contoh

      1. Tanpa mendefinisikan nama field
        INSERT INTO barang VALUES('DDIIDDII','baju koko','lusin','30');

        Maka, pada tabel barang akan terdapat data baru yang telah diisi seperti gambar berikut :



    2. SELECT
      Perintah ini digunakan untuk mengambil dan menampilkan data dari tabel atau bahkan dari beberapa tabel dengan penggunaan relasi.

      Contoh :
      SELECT nama_kolom1, nama_kolom2 FROM nama_tabel;
      SELECT * FROM nama_tabel;

      Ket : Menampilkan semua data yang ada pada tabel.


      Latihan :
      Sekarang saya menggunakan database dengan nama jula_beli. Dan saya akan mencoba :

      1. SELECT nama_kolom1, nama_kolom2 FROM nama_tabel;
        Dengan mengetikkan syntax berikut pada menu SQL:

        SELECT nama_brg FROM barang;

        Maka, akan memunculkan data pada kolom nama_brg saja, seperti gambar berikut :



      2. SELECT * FROM nama_tabel
        Dengan mengetikkan syntax berikut pada menu SQL:

        SELECT * FROM barang;

        Maka, muncul data keseluruhan tabel barang, seperti gambar berikut :



      3. SELECT menggunakan WHERE

        • SELECT * FROM nama_tabel WHERE nama_field='data';
          Ket : menampilkan salah satu field yang ingin ditampilkan sesuai pemanggilan nama_field yang terdapat pada tabel

          Contoh :

          SELECT * FROM tabel_barang WHERE kode_barang=’KOKO’;

          Maka,  akan menampilkan field/kolom yang memiliki kode_barang=KOKO.

          Latihan

          Masih dalam database dengan nama jual_beli
          Ketik syntax berikut pada menu SQL :

          SELECT * FROM barang WHERE satuan=”lusin”

          Maka, akan tampil data yang memiliki satuan=”lusin”, seperti gambar berikut :




        • SELECT * FROM nama_tabel WHERE nama_field <> 'data';

          Ket : menampilkan semua data field/kolom pada tabel yang ada kecuali data pada nama_field yang dipanggil tadi.

          Contoh

          SELECT * FROM tabel_barang WHERE kode_barang < > ‘KOKO’;

          Maka,  akan menampilkan semua data yang ada pada tabel kecuali data yang memiliki kode_barang=KOKO.

          Latihan
          Masih menggunakan database dengan nama jual_beli.

          Ketikkan syntax berikut pada menu SQL: 

          SELECT * FROM barang WHERE satuan<>’lusin’;

          Maka, akan tampil seluruh data pada tabel barang kecuali data yang memiliki satuan=”lusin”, seperti gambar berikut :



            
    3. UPDATE
      Perintah Update digunakan untuk memperbaharui dan memperbaiki data yang sudah ada pada sebuah tabel.

      Contoh :

      1. UPDATE nama_tabel SET nama_field=data1, nama_field=data2,… WHERE nama_field=data;
        Penting :
        Setiap mengubah data dengan klausa UPDATE diharapkan menambah klausa WHERE di akhir. Tujuannya agar tidak mengubah seluruh record. Silahkan mencoba tanpa klausa WHERE agar tau dampak yang ditimbulkan

        Latihan
        Masih menggunakan database dengan nama jual_beli. 

        Ketikkan syntax berikut pada menu SQL: 

        UPDATE barang SET nama_brg="Jaket Vans" WHERE kode_brg="IDIDOPOP";
        

        Maka, data pada kolom nama_brg yang terdapat pada kode_brg=”IDIDOPOP” yang sebelumnya bernama Cornetto ter-update menjadi Jaket Vans, seperti gambar berikut :

        • Sebelum


        • Sesudah



    4. DELETE
      Perintah delete digunakan untuk menghapus data dari sebuah tabel

      Contoh :

      1. DELETE FROM nama_tabel WHERE nama_field=data;
        
        Penting :
        Sama halnya klausa UPDATE, klausa DELETE juga harus diakhiri dengan WHERE penggunaan klausa DELETE tanpa WHERE dapat menyebabkan seluruh record yang telah dimasukan ke tabel terhapus.

        Latihan

        Masih menggunakan database dengan nama jual_beli. 

        Ketikkan syntax berikut pada menu SQL: 

        DELETE FROM barang WHERE nama_brg="Jaket Vans";

        Maka, data yang berada pada kolom dengan nama kolom nam_brg=”Jaket Vans” akan terhapus dari tabel. Seperti gambar berikut :

        • Sebelum


        • Sesudah




  3. Data Control Language (DCL)
    DCL adalah sub bahasa SQL yang berfungsi untuk melakukan pengontrolan data dan server databasenya, seperti manipulasi user dan hak akses (priviledges). Yang termasuk perintah dalam DCL ada dua, yaitu GRANT dan REVOKE.

    1. GRANT
      Perintah ini digunakan untuk memberikan hak akses oleh admin ke salah satu user atau pengguna. Hak akses tersebut bisa berupa hak membuat (CREATE), mengambil data (SELECT), menghapus data (DELETE), mengubah data (UPDATE), dan hak khusus lainnya yang berhubungan dengan sistem database.

    2. REVOKE
      Perintah ini digunakan untuk mencabut hak akses yang telah diberikan kepada user. Dalam ini merupakan kebalikan dari perintah GRANT.

 


Credit

 

  1. "SQL" from DataScientest article Microsoft SQL Server: Everything you need to know
  2. http://www.mandalamaya.com/pengertian-sql-dan-jenis-jenis-perintah-sql/
  3. https://www.duniailkom.com/tutorial-mysql-pengertian-sql-structured-query-language/
  4. http://april-picisan.blogspot.com/2011/12/perintah-sql-ddl-statement-alter-rename.html
  5. https://www.w3schools.com/sql/sql_quickref.asp
  6. http://mbahgoez.github.io/blog/sql/query-dasar-sql-yang-harus-kamu-ketahui-ketika-belajar-database-dan-soal/

 

 

0 Comments

Leave a comment