
Apa yang dimaksud dengan SQL?
SQL adalah singkatan dari Structured Query Language
Pengertian SQL adalah suatu bahasa (language) yang digunakan untuk mengakses data di dalam sebuah database relasional. SQL sering juga disebut dengan istilah query, dan bahasa SQL secara praktiknya digunakan sebagai bahasa standar untuk manajemen database relasional. Hingga saat ini hampir seluruh server database atau software database mengenal dan mengerti bahasa SQL.
Jenis-jenis SQL
- Data Definition Language (DDL)
DDL adalah sub perintah dari bahasa SQL yang digunakan untuk membangun kerangka sebuah database, dalam hal ini database dan table. Terdapat tiga perintah penting dalam DDL, yaitu CREATE, ALTER, DROP.
- CREATE : perintah ini digunakan untuk membuat, termasuk di dalamnya membuat database baru, tabel baru view baru, dan kolom baru.Contoh : CREATE DATABASE nama_database
Langkah-langkah sebagai berikut :
- Buka XAMPP lalu aktifkan Apache dan MySQL.

- Kemudian buka http://localhost/phpmyadmin/ pada google.
- Setelah itu klik New kemudian isi nama database kemudian klik Create
- Selanjutnya isi nama dan tentukan jumlah kolom yang akan dibuat. Lalu klik tombol Go
- Setelah itu isi tabel sesuai yang ingin Anda buat. Lalu klik save.
- Database berhasil dibuat.
- Buka XAMPP lalu aktifkan Apache dan MySQL.
- ALTER : perintah ALTER berfungsi untuk mengubah struktur tabel yang telah dibuat. Mencakup di dalamnya mengubah nama tabel, menambah kolom, mengubah kolom, menghapus kolom, dan memberikan atribut pada kolom.
Contoh :
ALTER TABLE nama_tabel ADD nama_kolom datatype - DROP : perintah DROP berfungsi untuk menghapus database atau tabel.
- CREATE : perintah ini digunakan untuk membuat, termasuk di dalamnya membuat database baru, tabel baru view baru, dan kolom baru.Contoh : CREATE DATABASE nama_database
- Data Manipulation Language (DML)
DML adalah sub perintah dari bahasa SQL yang digunakan untuk memanipulasi data dalam database yang telah dibuat. Terdapat empat perintah penting dalam DML, yaitu INSERT, SELECT, UPDATE, dan DELETE.
- INSERT : perintah ini digunakan untuk memasukkan data baru ke dalam sebuah tabel. Perintah ini tentu saja bisa dijalankan ketika database dan tabel sudah dibuat.
Contoh :
- Tanpa mendefinisikan nama field
INSERT INTO nama_tabel VALUES (‘nilai_masukan,’nilai_masukan,’dst’);
Hasilnya : - Dengan mendefinisikan nama field
INSERT INTO nama_tabel(‘nama_field’, ’nama_field’, ‘dst’) VALUES(‘nilai_masukan, ‘nilai_masukan’, ‘dst’);
- Tanpa mendefinisikan nama field
- SELECT : perintah ini digunakan untuk mengambil dan menampilkan data dari tabel atau bahkan dari beberapa tabel dengan penggunaan relasi.
Contoh :-
SELECT nama_kolom1, nama_kolom2 FROM nama_tabel; -
SELECT * FROM nama_tabel WHERE nama_field = ‘nilai’ -
SELECT * FROM customers WHERE id = ‘1’;
ket : query diatas untuk menampilkan customers yang memiliki id 1
Contoh Hasil
-
- UPDATE : perintah update digunakan untuk memperbarui atau memperbaiki data pada sebuah tabel.
Contoh :
-
UPDATE nama_tabel SET kolom1=data1, kolom2=data2,… WHERE kolom=data; -
UPDATE menu SET nama="GUDEG" WHERE kode='4';Sebelum : Penulisan SQL : Hasil : Sebelum : Penulisan SQL : Hasil :Sebelum :Penulisan SQL :
Hasil :
-
- DELETE : perintah delete digunakan untuk menghapus data dari sebuah tabel.
Contoh :
DELETE FROM nama_tabel WHERE kolom=data;
- INSERT : perintah ini digunakan untuk memasukkan data baru ke dalam sebuah tabel. Perintah ini tentu saja bisa dijalankan ketika database dan tabel sudah dibuat.
Credit
- "SQL" from aloa blog "How Does SQL Database Work and What is it: 2024 A+ Guide
Categories: Technology
0 Comments
Leave a comment